Updating Results

Magang di Bank: Banyak Peminatnya, Banyak Manfaatnya!

Alta Windiana

Careers Commentator
Sejak dulu, bekerja sebagai pegawai bank memang menjadi cita-cita banyak orang. Salah satu cara untuk memulai jenjang karir di dunia perbankan adalah dengan mengikuti program magang.

Kenapa banyak mahasiswa dan fresh graduate ingin magang di bank?

Bagi sebagian besar pencari kerja, menjadi karyawan tetap di sebuah bank adalah sebuah karir impian. Selain gaji dan benefit yang relatif besar, jenjang karir yang ditawarkan pun terstruktur dengan jelas.

Akibatnya, lowongan untuk bekerja di bank selalu dibanjiri pelamar. Tak hanya itu, kini ketika bank-bank besar membuka program magang untuk para pelajar atau fresh graduate, jumlah pendaftar juga selalu membludak. Apa saja keuntungan magang di bank yang begitu menarik bagi mereka?

1. Menambah pengalaman dan wawasan

Di perusahaan manapun, tujuan utama magang adalah mendapatkan pengalaman kerja dan menerapkan ilmu-ilmu yang telah kamu dapatkan selama kuliah. Demikian pula dengan magang di bank.

Dengan bimbingan para karyawan yang berkompeten, peserta magang akan lebih memahami sistem operasional dunia perbankan, sesuai bidang dan divisi mana kamu akan ditempatkan.

2. Mengasah Soft skill

Selain mengembangkan kemampuan teknis, para peserta juga akan dapat mengasah kemampuan atau kecerdasan sosial (soft skill).

Contohnya, kemampuan untuk beradaptasi, bekerja sama, memecahkan masalah, serta berkomunikasi dengan baik (dengan rekan kerja, atasan atau customer), yang pasti dibutuhkan di perusahaan manapun kamu akan bekerja nantinya, termasuk bank.

3. Sebagai langkah awal memulai karir perbankan

Sertifikat dan pengalaman magangmu tentu akan mempercantik CV-mu setelah kamu lulus nanti. Kamu akan dinilai ‘selangkah lebih maju’ dibandingkan para pelamar lain yang sama sekali belum berpengalaman di dunia perbankan.

Tak hanya itu, bila kinerjamu saat magang dinilai memuaskan, akan ada peluang untuk mengikuti tes masuk menjadi karyawan tetap, sesuai kebijakan masing-masing bank.  

4. Uang saku dan benefit yang menarik

Poin ini berbeda-beda di setiap bank. Namun umumnya di beberapa bank besar, anak magang akan menerima uang saku yang nominalnya cukup besar dibandingkan bila kamu magang di sektor selain perbankan.

Tak hanya itu, ada pula bank yang memberikan asuransi kesehatan, berbagai tunjangan, akomodasi, bahkan beasiswa untuk peserta magangnya. Namun bila bank yang kamu tuju tidak menyediakan fasilitas ini, tetaplah ingat bahwa tujuan utamamu adalah mencari pengalaman dan pengembangan diri.

5. Menjalin networking

Menciptakan hubungan baik dengan karyawan, atasan, atau sesama rekan magang akan dapat membantu perkembangan karirmu di masa depan. Relasi yang luas akan membuka banyak kesempatan saat kamu lulus nanti.

Siapa saja yang bisa mengikuti program magang di bank?

Bidang pendidikan peserta magang tidak selalu wajib dari jurusan manajemen atau keuangan saja. Kesempatan magang juga terbuka untuk jurusan lain, seperti komunikasi, akuntansi, teknik informatika dan sebagainya, semua sesuai kebutuhan masing-masing bank.

Namun ada beberapa syarat-syarat umum yang wajib untuk dipenuhi. Walaupun bisa berbeda untuk setiap bank, kebanyakan menyatakan bahwa kamu harus:

  • Lulusan SMA/SMK atau D3 – S1, atau sudah berada di tahun akhir masa pendidikan
  • Minimal usia 17 tahun dan maksimal 25 tahun
  • Minimal IPK 2.75 – 3.00
  • Bersedia ditempatkan di cabang atau kantor manapun yang akan ditentukan
  • Bersedia magang selama waktu yang dibutuhkan (biasanya 3 – 6 bulan, bahkan ada yang 1 tahun lamanya.)

Ada pula beberapa bank yang mensyaratkan peserta magangnya untuk belum menikah, atau tidak akan menikah selama program berlangsung.

Bagaimana cara untuk mulai magang di bank?

Kalau kamu merasa bisa memenuhi syarat-syarat yang dibutuhkan, mulai cari informasi sebanyak mungkin mengenai lowongan magang yang akan dibuka.

Beberapa program magang yang rutin diadakan oleh bank-bank besar antara lain:

  • Program Magang Bakti – BCA
  • Program Bina BNI – BNI
  • Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) – BRI
  • Program Kriya Mandiri – Bank Mandiri
  • Program Magang Permata Bank (PINTER) – Bank Permata
  • Dan sebagainya

Atau klik halaman pencarian magang di Prosple website untuk menemukan program magang lainnya yang sesuai dengan kebutuhan, syarat atau benefit yang kamu cari.

Jadi, siapkan dirimu mulai dari sekarang. Kumpulkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk lamaran magang, dan selalu update kapan periode lowongan magang akan dibuka. Upgrade juga skill dan kemampuan yang kamu miliki agar nantinya dapat bersaing dengan ratusan (atau bahkan ribuan) pelamar lain.

Bonus: Tips Sukses Magang di Bank

Kalau kamu sudah berhasil direkrut untuk program magang, selamat! Sekarang saatnya kamu menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin.

Beberapa bank memiliki kebijakan untuk merekrut anak magang yang dinilai memiliki kinerja memuaskan. Ikuti tips berikut, agar siapa tahu, kamu bisa mendapatkan kesempatan tersebut:

1. Disiplin dan ikuti semua aturan perusahaan

Tips yang paling mendasar, selalu datang tepat waktu. Jangan pernah datang terlambat, baik di awal hari maupun setelah jam makan siang. Ikuti juga dress code atau cara berpakaian yang telah ditentukan. Selalu aware akan aturan-aturan yang ada, jangan sampai melanggar atau melakukan hal yang bukan ranahmu.

2. Kerjakan semua tugas dengan baik

Apapun tugas yang diberikan (walau tampak remeh sekalipun), selalu kerjakan dengan cepat dan tepat. Jangan menunjukkan rasa malas atau menunda-nunda pekerjaan. Kalau belum mengerti, jangan malu untuk menanyakan instruksi lebih lanjut. Tunjukkan bahwa kamu cepat tanggap dan selalu bisa diandalkan.

3. Rajin-rajin bersosialisasi

Selain ‘berkenalan’ dengan lingkungan kerja serta tugas-tugas yang ada, saatnya berkenalan juga dengan karyawan serta peserta magang lain, bila ada. Jadilah pribadi yang terbuka dan menyenangkan (tapi jangan sampai annoying), namun ingat untuk selalu menghormati para senior. Buatlah mereka nyaman saat bekerja sama denganmu.

4. Buatlah jurnal atau catatan harian selama magang

Selalu bawa notepad dan pulpen. Selain untuk mencatat tugas-tugas yang diberikan agar tidak lupa, catat juga berbagai pelajaran atau wawasan baru yang didapat pada hari itu. Catatan ini tidak hanya berguna untuk saat kamu membuat laporan magang nanti, tetapi juga untuk bekal pengetahuanmu di kemudian hari.

5. Tinggalkan kesan yang baik di akhir masa magang

Di hari terakhirmu jangan lupa untuk berpamitan dan berterima kasih atas segala pengalamanmu di sana. Tetap jalin hubungan yang baik dengan para pegawai di tempat kerjamu, untuk memperbesar peluangmu menerima kesempatan yang ditawarkan di kemudian hari.